#FFRabu – Lukah Gilo

20101011-lukahgalo

sumber

“Ikutlah.”

Kulipah atau pawang akhirnya mengizinkanku. Aku gegas bergabung dengan empat lelaki berpakaian pendekar di tengah lapangan. Di belakang mereka sebuah lukah telah siap.

“Siapkan sesaji,”perintah kulipah.

Jantungku berdentang. “Ibu,” bisikku.

Kulipah membaca mantra. “Pegangi lukah!”

Kami bersiaga. Benda itu mulai bergerak. Pelan, lalu berubah liar. Kami terombang-ambing dengan kekuatan di dalamnya.

Lanjutkan membaca “#FFRabu – Lukah Gilo”