[Flashfiction] Sahabat Terbaik Naya

bear friends

Tok tok….

Naya menoleh ke arah pintu. Tapi ia tidak segera bangkit dari ranjang. Ia masih memeluk bantal Winnie The Pooh kesayangannya. Boneka beruang itu tampak pasrah dirangkul erat oleh Naya.

“Siapa? Mira, ya?”

“Iya, Nay.” Sebuah suara menyahut.

“Masuk aja, nggak dikunci.”

Pintu terbuka perlahan. Sesosok tubuh mungil menyembul dari baliknya. Gadis mungil berambut sebahu dengan kacamata berwarna putih bertengger di hidungnya yang mungil. Sebuah senyuman mengembang hangat.

“Kamu apa kabar, Nay?” Mira memeluk tubuh Naya. Naya balas memeluk.

“Baik.” Naya menjawab singkat, lalu menundukkan kepala.

“Ada apa?”

Naya diam.

Mira menunggu dengan sabar.

“Miko ngerjain aku, Mir.” Akhirnya Naya menjawab. Lirih.

“Maksudnya?”

“Iya, dia sengaja nyuruh sepupunya buat ngejebak aku. Kamu kenal Derry?”

Mira menggeleng. Lanjutkan membaca “[Flashfiction] Sahabat Terbaik Naya”