[Flashfiction] Senandung Luka*

foto : radarsukabumi.com
foto : radarsukabumi.com

Intro sebuah lagu mengalun dari panggung keyboard acara pernikahan Ranny dan Rangga. Biduanita cantik bersiap melantunkan lagu. Seperti lazimnya, sebelum bernyanyi biduanita memberi salam pembuka.

“Lagu ini saya persembahkan untuk kedua mempelai. Semoga bahagia.” Dia menatap penuh arti pada kedua mempelai di pelaminan yang menebar senyum pada setiap tamu.

“Tak kusangka…kau di sana, entah dengan siapa…” gadis itu menyanyi dengan penghayatan penuh. Sesekali tangannya terangkat mengarah ke pelaminan yang ditempatkan persis di depan panggung. Wajahnya sendu.

Ranny menegakkan telinga. Matanya melirik Rangga yang seperti tercekat. Lanjutkan membaca “[Flashfiction] Senandung Luka*”