[Cerita Pendek] Permainan Hati

permainan hatiJadi di sinilah mereka berdua sekarang. Seorang lelaki dan perempuan. Duduk berhadapan di sebuah kafe kecil di luar sebuah plaza ternama ibukota. Seperti janji yang terucap enam bulan lalu.

“Kau kelihatan semakin cantik, Day,” puji si lelaki. Wanita yang dipuji hanya tersenyum tipis, tapi cukup untuk menggetarkan hati. Senyum itu, masih seperti dulu.

“Kau juga terlihat tampan, Romi. Seperti biasanya.”

Basa-basi ini rupanya tak berlangsung lama. Dayana, wanita muda berusia 23 tahun dengan rambut berombak dan kulit sewarna coklat susu, langsung bicara to the point.

“Jadi, bagaimana hasil pencarianmu selama enam bulan ini? Ketemu yang kamu cari?”

Romi, lelaki berwajah teduh, berusia 25 tahun mendesah pelan.

“Kulihat kau datang sendiri, Romi. Tidak bawa gandengan?”

“Day..”

“Kamu gagal?”

“Aku..” Lanjutkan membaca “[Cerita Pendek] Permainan Hati”