[Flashfiction] Mengendus Jejak Kasus

Penyelidikan1

“Anna adalah bocah kedua yang hilang, Capt,” opsir Roy menjelaskan. Kapten Zian mengangguk-angguk. Baru dua minggu dia ditugaskan menangani kasus-kasus ini.

“Laporan kehilangannya masuk pagi tadi. Kita berhasil menghalau hidung pers dari kasus ini, entah sampai kapan. Mereka seperti serigala lapar yang mampu mengendus bangkai dari kejauhan,” keluh Roy.

Zian meneguk tandas kopinya, berharap kafein bisa menyegarkan pikiran.

“Apa kesamaan para korban?” Zian meraih map berisi laporan perkembangan kasus. Roy tahu, atasannya tetap menginginkan jawaban.

“Mereka berasal dari lingkungan berbeda : Marina korban pertama anak seorang pedagang, ayah Anna seorang…”

“Kesamaan, Roy!” sentak Zian tak sabar. Roy tersengat. Wajahnya memerah. Lanjutkan membaca “[Flashfiction] Mengendus Jejak Kasus”