[Flashfiction] Surat Cinta

surat cinta

Sepucuk surat bersampul biru mencuat dari sela novel milik Tia yang kupinjam sore tadi. Sejenak kupandangi kertas wangi di tanganku. Hm, dari siapa ya?

“Tia, ada surat nih nyelip di novelmu.” Lewat sms kukabari Tia.

“Dari siapa, May?” balas Tia.

“Entah, nggak ada nama pengirimnya.”

“Buka aja, May. Mungkin dari cowok misterius itu lagi. Aku nggak peduli.”

“Ok.”

Tia memang cantik. Banyak cowok di sekolah yang naksir padanya. Kalau aku? Tampangku biasa saja. Untunglah aku sudah punya pacar, si Rudi. Biar bandel, tapi aku sayang padanya.

Kubuka surat itu. Mataku mengenali tulisan di kertas. Dengan hati berdebar kubaca hingga tuntas. Di ujung surat kutemukan tandatangan dan nama Rudi.

“Cowok kurang ajaaaaar!!!”