[FF250Kata] Menyambut Pejabat

gerobak

sumber

Ting..tingg…

“Oalah, To, tak kirain siapa.” Darman menoleh pada teman sekampungnya yang sedang mendorong gerobak sate sambil mendentingkan sendok pada mangkuk kaca. Harum kuah kental sate meruap. Cuping hidung Darman kembang-kempis.

“Siap! Rezeki, aku datang padamu!” Sebelah tangan Marto terjulur ke depan.

Darman terbahak. “Kamu mau niru gaya Bung Tomo? Lha, malah kayak Hitler. Kumismu itu, lho?”

“Eh, iya, ya.” Marto tersipu.

Lanjutkan membaca “[FF250Kata] Menyambut Pejabat”