Someone Like You

kuburan

sumber

Aku hanya ingin kepastian. Setelah batinku yakin, aku tak akan mengganggu lagi.

**

Ini  rumah ke sekian yang kudatangi. Kali ini aku yakin akan menemukanmu. Getarannya terlalu kuat teraba.

“Permisi, apakah namamu Adinda?” Kuajukan pertanyaan sama dengan yang telah kuajukan berkali-kali sebelumnya.

Perempuan yang sedang tidur menyamping itu tak bergerak. Mungkin dia sedang lelap. Tapi aku tak bisa melewatkan satu orang pun.

“Permisi, apakah…”

Belum purna kalimatku, dia sudah menukas dengan ketus bahkan tanpa berbalik ke arahku.

“Bukan, namaku Rosmala. Kenapa kau mengganggu tidurku, hah?!” sentaknya dengan suara serak yang garang. Kentara sekali dia benci diganggu.

“Maaf, nama di nisan itu…” Lanjutkan membaca “Someone Like You”