[Flashfiction] Aku Anak yang Paling Tahu Diri

foto : wanasedaju.blogspot.com
foto : wanasedaju.blogspot.com

Aku anak yang paling tahu diri.

Tak pernah sekalipun aku menyusahkan ibu. Aku tahu ibu sangat menyayangiku sebab itu tak terlintas sekalipun di benak untuk membuatmu lelah atau gundah. Aku selalu bersikap tenang, tidak berisik dan tak menuntut apa-apa.

Aku anak yang paling tahu diri.

Aku mencintai ayah dan ibu. Meski ayah sering marah-marah pada ibu karena aku. Meski kalian berkali-berkali bertengkar tentang aku. Sering kudengar suara bentakan Ayah yang kasar. Aku hanya bisa meringkuk diam sambil menekan telingaku rapat-rapat. Lanjutkan membaca “[Flashfiction] Aku Anak yang Paling Tahu Diri”

[Flashfiction] Lelaki Pencuri Hati

foto : parenting.lintas.me
foto : parenting.lintas.me

Bayi lelaki sehat dan menggemaskan mengentakkan kakinya. Bibir mungilnya berceloteh riang. Aku jatuh cinta padanya sejak pertama kali kami bertemu.

“Sebentar lagi Ibu selesai, Sayang,” bujukku dari dapur.

Sebotol susu kusodorkan ke mulutnya. Si Tampan menyedotnya cepat. Saat dia asyik menyusu, kuacungkan sebilah pisau yang telah kuasah tajam-tajam di dapur.

“Semua demi kebaikanmu, Manisku.” Lanjutkan membaca “[Flashfiction] Lelaki Pencuri Hati”