[Berani Cerita #18] Gadis Misterius

gadis misterius

sumber

Darma menghenyakkan tubuh di kursi bus sambil mengembuskan napas lega. Syukurlah bus sore ini belum berangkat. Darma menggerakkan tangan ke kiri dan ke kanan sekedar meregangkan otot-otot yang kaku. Seorang lelaki muda di sebelahnya sedang membaca koran olahraga. Darma melirik sekilas judul artikel : Lampard Bawa Manchester City Singkirkan Chelsea. Ah, ironis sekali, pikirnya. Darma menarik pandangannya dari koran dan menatap ke depan. Dia menguap lebar. Suara tertawa kecil terdengar dari arah kiri. Seorang gadis yang duduk di kursi dekat koridor bus tengah menatapnya.

“Ngantuk, Bang?” Dia menyapa ramah. Darma tersenyum malu. “Iya.”

“Begadang?”

“Iya, ngerjain tugas kuliah.”

Lalu ada kesunyian di antara mereka berdua. Darma memandangi gadis yang duduk di sebelahnya. Wajahnya cantik, dengan pakaian dan riasan sederhana. Matanya sayu. Darma suka melihatnya.

“Namaku Darma.” Darma mengulurkan tangan.

“Nissa.”

Mereka berjabat tangan.

“Mau ke mana?”

“Tanjungpura, Bang. Ke tempat Nenek.”

“Berapa lama di situ?”

“Kayaknya lama. Kecuali….” Nissa menggantung kalimatnya.

“Kecuali apa?” Lanjutkan membaca “[Berani Cerita #18] Gadis Misterius”