[FF Cinta Pertama] Ternyata Bukan Cinta

foto : ihwan-arifandi.blogspot.com
foto : ihwan-arifandi.blogspot.com

Aku mematikan mesin pesawatku dan menyalakan mode kamuflase. Dalam sekejap benda berbentuk kapsul yang hanya cukup untuk satu penumpang itu menghilang, menyatu dengan latar pepohonan di belakangnya. Aku tengadah. Pesawat induk yang tadi menurunkanku telah menghilang, melesat dengan kecepatan melebihi cahaya membelah angkasa sore.

Sekarang waktunya menjelajah!

Sebelum membuka kaca pesawat, kukenakan penutup kepala khusus. Untuk beberapa lama benda ini akan kupakai hingga aku bisa beradaptasi dengan oksigen bumi. Hupp! Aku melompat dan menjejak tanah berumput yang sedikit basah. Kuperhatikan sekitar : aneka bunyi, aroma dan kuserap dalam sekali lihat. Sementara sinar matahari yang menelusup di antara batang pohon membuatku tak perlu menyalakan kacamata infra merah.

Mendadak suara langkah kaki terdengar gegas menuju tempatku berdiri. Sigap aku melompat ke salah satu pohon besar dan menempelkan tubuh hijauku ke batangnya. Sedetik kemudian aku telah menyatu dengan lekuk kulit pohon.

Manusia! Lanjutkan membaca “[FF Cinta Pertama] Ternyata Bukan Cinta”