[Semacam Puisi] Awan Awan

awan

Awan-awan, putih ringan mengapung di awang-awang. Terkadang lembut terkadang garang.

Awan-awan, selembut kapas yang dihamparkan. Sesekali  menggulung tebal, kadang setipis papan.

Awan-awan, ingin kusibak selubung hitam. Mereka-reka rahasia yang tersembunyi di balik kelam.

Awan-awan berjalan dihembus angin perlahan. Kemana akan kau bawa titik air dalam kandungan?

Awan-awan, izinkan sesekali aku berenang-renang dalam kelembutan. Lalu berbaring diam-diam menatap matahari siang. Barangkali sinarnya ramah tak membutakan.

Awan-awan rupawan, adakah sesuatu yang kau sembunyikan di balik punggungmu? Mungkinkah bidadari kahyangan bermata sendu ada di situ? Izinkan aku mencari tahu.

Awan-awan hitam garang, seberapa dalam kepedihan kau pendam. Akankah terhapus dengan satu derai tangisan? Atau satu badai akan hilangkan segala dendam.

Awan-awan yang menyimpan petir dengan bentakan yang mendebarkan, gerangan apa penyebab kemarahan. Adakah perih hati terlalu menikam?

Awan-awan yang menyimpan beragam perasaan; riang, sedih dan kemarahan, rengkuh aku dalam dekapan, di awang-awang, bersama kelam.