[Berani Cerita #42] Saksi Bisu

foto : unikbaca.com
foto : unikbaca.com

Pohon oak di tepi muara sungai Missisippi masih seperkasa dahulu. Dahannya yang rindang seolah lengan-lengan raksasa yang menjangkau sungai lebar di bawahnya. Menjelang musim gugur dedaunnya sempurna kecoklatan, sebagian jatuh di lapangan berumput yang dipenuhi remaja yang sedang bermain frisbee dengan teman atau anjing peliharaan.

“Kau ingat janji kita lima belas tahun lalu, Tony?” tanyaku pada lelaki berjas rapi dan sepatu tersemir tanpa cela. Dia membuang rokok di bibirnya ke rerumputan. Aku menatap masygul pada kebiasaan buruknya.

“Tentu,” katanya setelah meludah.” Kita kembali ke sini, mengenang masa lalu.”

Ah, bukan cuma itu, Tony. Lanjutkan membaca “[Berani Cerita #42] Saksi Bisu”