#FFKamis – Candu

tersipu

Pernahkah kubilang padamu bahwa engkaulah puncak segala candu?
Senyummu candu.
Tawamu candu.
Kerlingmu candu.
Bahkan diammu candu.
“Keren.”
“Ih, Mas ngintip!”
“Udah, nggak usah disembunyiin kertasnya. Kebaca semua, kok.”
“Uhh.”
“Tambah manis deh kalo cemberut. Hehe.”
“…”
“Apalagi kalo tersipu-sipu. Pasti  banyak yang antre. “
“Apaan, sih? Emang sembako pake diantre?”
“Hahaha. Eh, itu Anya udah kelar dandan. Kalian mau ke mana sih?”
“Mas Ardi mau tauuuu aja.”
“Dih, Anya rese.”
“Ardi, jangan ganggu adikmu.”
“Eh, Ayah. Becanda kok, Yah.”
“Rani, yuk berangkat. Pamit dulu sama Ayah, Ran.”

Kuraih tangan lelaki itu, dadaku membuncah. Semoga tiada yang tahu, kaulah candu itu.

18 komentar pada “#FFKamis – Candu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s