Prompt #75 : Cinta Tanpa Syarat

Janji-Hati

sumber

“Lepasinnn!”

Aku berontak sekuat kubisa. Menyingkirkan dua lengan yang kurasa membelenggu. Dua lengan yang sesungguhnya sangat kuperlu.

“Tia, tenang, Sayang.”

Suara lembut Fahri yang biasanya menenangkan tak mampu mengusir gusarku. Kuhentakkan badan sekali lagi. Fahri melepaskanku.

“Pergi kau!”

“Aku nggak akan pergi.”

Aku mendengus. “Memangnya apalagi yang bisa kauharap dariku, ha?”

Fahri hanya diam. Aku kembali meradang. “Aku mendengar ocehanmu di teras tadi. Kau mau anak berapa dariku? Sebelas kau bilang? Satu pun tak bisa kuberi! Lihat hasil lab di tanganmu itu!”

Aku duduk menunduk, meremas rambut kuat-kuat. Aku merasa dikutuk.

Terdengar langkah kaki bergeser. Oh, Tuhan! Fahri, jangan pergi! Kumohon jangan pergi!

Fahri tak pergi. Dia beranjak lebih dekat. Hati-hati melangkahi pecahan kaca dan serakan barang-barang.

“Tia…” panggilnya lembut.

Aku tak menyahut.

“Tia, aku memang ingin sebelas anak darimu. Aku ingin punya keluarga besar bersamamu. Tapi jika yang bisa kumiliki hanya dirimu, cuma kamu seorang… aku rela.”

Kuangkat wajah dan memandangnya lekat. “Sekarang kaubisa bilang begitu. Nanti, setelah menikah, setelah dua tiga tahun, kau pasti berubah.”

Wajah teduh itu tersenyum. “Aku tak tahu tentang masa depan. Yang bisa kujanjikan hanyalah aku akan terus mendampingimu, apa pun yang terjadi. Dan akan kurawat janji itu hari demi hari.”

Fahri meraih tanganku, menggenggamnya hangat. Aku merasa dicintai. Bibir Fahri mengecup keningku, meruntuhkan bebulir air dari mataku.

“Jangan menangis lagi, Sayang.”

Aku mengangguk.

220 Kata.

Kalimat dalam lagu yang menjadi inspirasi cerita : Are you brave enough to be my man?

Iklan

35 thoughts on “Prompt #75 : Cinta Tanpa Syarat

    • Attar Arya berkata:

      Maksudnya sih bercanda, kalau lelaki kadang suka begitu pas ditanya soal ‘mau punya anak berapa?’. Nah, si cewek kan lagi sensi, ngamuk deh. 🙂
      Makasih udah mampir, yah.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s