#FFRabu – Lipstik Kesayangan

lipstik 2

sumber : oriflame.co.id

Nuri terengah. Bibirnya yang merah mengilap gemetaran.

Aku akan mati! jerit benaknya. Tangan Nuri mendekap perut; sumber penderitaannya. Sebilah pisau telah merobek kulit. Penikamnya sudah menghilang membawa uang dan perhiasan Nuri.

Sambil berbaring di lantai, tangan Nuri menjangkau laci.

Pensil! Pulpen! Apa saja! Aku harus menulis nama bangsat itu!

Nuri tak sanggup berteriak. Lehernya nyeri sehabis dicekik.

Nihil. Laci meja di kontrakannya itu hanya menyimpan obat-obatan, pembalut, dan kondom.

Lipstik!

Dengan sisa tenaga Nuri meraba isi tas tangannya. Dapat!

Saat akan menggoreskan ujung benda itu ke dinding, Nuri tertegun. Ini lipstik mahal. Sayang kalau…

Pikirannya terhenti. El Maut keburu menjemput.

100 kata

20 komentar pada “#FFRabu – Lipstik Kesayangan”

    1. mungkin karena dengan lipstik itu dia jadi merasa lebih cantik, kan? hehehe. | yup, Ryan. niatnya sih terus menapak tangga sukses yang lebih tinggi. Amiiin πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s