[Flashfiction] Sehari Lebih Dulu

ultah

sumber

“Liz, Papa datang.”

Kelopak mata gadis kecil itu membuka. Sekejap binar indah mengilas matanya. Senyum manis mengembang.

“Papa,” bisik Liz melihat lelaki di depannya membawa peti kayu yang diletakkan di atas meja.

“Kita siapkan pesta ulang tahunmu, Sayang.” Lelaki itu mengalihkan pandang. “Ma.”

Mama beranjak membuka jendela. Sedikit membungkuk, dia meraih benda berpijar di langit lalu memasukkannya ke dalam kantung hitam. Suasana kamar berbalik gelap.

“Ma.”

“Tenang, Liz. Papa bawakan ini.” Bersama suara itu sebuah benda bulat yang bersinar lembut mengapung naik ke langit-langit. Serangkaian bintang ditata di dinding kamar. Gumpalan awal diletakkan di atas ranjang. Derik jangkrik dipasang memenuhi ruangan.

Liz memekik. Wajah pucatnya sejenak merona.

“Belum semuanya, Sayang. Papa masih punya kejutan buatmu.”

Mata Liz membola.

Taraaaa!

Seorang badut lucu menyembul dari dalam peti. Disusul dengan kelinci-kelinci putih yang melompat riang. Si badut berlagak melihat jam tangan besarnya.

Oh!

Si badut tersenyum riang. Lalu dentang jam terdengar dua belas kali.

“Kita mulai, Sayang.”

Badut menyodorkan kue ulang tahun. Sebuah keik cokelat dengan sepuluh lilin mungil berderet.

“Tiup lilinnyaaa…” seru si badut. Liz patuh. Pipinya menggembung dan bibirnya menguncup.

Sepuluh lilin mati seketika. Semua bersorak.

Suara langkah kaki terdengar dari luar kamar. Bergegas badut dan para kelinci melompat ke dalam peti. Bulan dan bintang dikemas rapi. Matahari dikembalikan ke langit. Ruangan senyap.

“Sudah memutuskan, Tuan dan Nyonya?” Suara berat dokter terdengar.

Mama menatap suaminya lalu pada tubuh Liz yang ditancapi selang-selang. Papa menghela napas berat lalu mengangguk.

“Liz sudah merayakan ulang tahunnya. Sehari lebih cepat. Dia siap untuk eutanasia.”

**

Lihat juga karya teman-teman lainnya untuk tema ‘Lewat Tengah Malam’

1. Jampang ~ Purnama di Atas Laguna

2. Orin ~ Pesta Kembang Api

3. Junior ~ Menunggu Kepulangan Ayah

4. Ajen ~ Laki-laki yang Menjolok Rembulan

5. Chocostorm ~ Lewat Tengah Malam

6. Anindita ~ Mengisi Ruang Penuh Mimpi

7. Maya Indah ~ Cinta Nan Absurd

Iklan

26 thoughts on “[Flashfiction] Sehari Lebih Dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s