Ulasan Buku : Sukses Membangun Toko Online

sukses membangun toko online

sumber

Sebelum mulai membaca buku ‘Sukses Membangun Toko Online’ buah karya Carolina Ratri, pejamkanlah mata Anda sejenak. Bayangkan Anda berada di sebuah tempat yang sama sekali belum pernah Anda kunjungi. Anda sama sekali buta tentang daerah ini. Sementara di tangan Anda ada sehelas kertas bertuliskan sebuah alamat. Anda harus tiba di tempat tersebut, tapi bagaimana caranya?

Masih dengan mata terpejam, bayangkanlah ada sebuah suara yang terdengar di kepala Anda. Suara itu dengan terang memberikan Anda petunjuk, arah mana yang harus ditempuh. Suara tersebut bahkan memberikan penjelasan mengenai apa yang akan Anda temui di sepanjang arah yang disarankan, kendaraan apa yang sebaiknya Anda pakai, bahkan memberi tahu cara mendapatkan kendaraan tersebut.

Sekarang buka mata Anda dan tataplah buku bersampul menarik dengan dominasi warna-warni eye catchy di tangan Anda. Buku ‘Sukses Membangun Toko Online’ ini akan memberi Anda panduan lengkap seperti yang baru saja Anda bayangkan. Selayaknya buku panduan, Carolina Ratri dengan rinci memberikan segala informasi yang Anda butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam membangun sebuah toko online.

Pengarang membahas secara detail langkah-langkah yang diperlukan untuk membangun bisnis online. Diawali dengan memberi ‘pencerahan’ tentang bisnis online itu sendiri (pendahuluan), serba-serbi toko online dari membuat situs web hingga promosinya (bab. I – V), hingga bagaimana caranya mendapatkan pelanggan (bab. VI). Tak lupa diberikan pula beberapa referensi toko online yang telah sukses dan beberapa tips tambahan di bagian penutup.

Saya pribadi bisa dikatakan masih ‘rabun’ dalam hal seluk beluk toko online. Secara umum yang saya tahu toko online adalah toko yang menjual aneka produk secara online alias beli melalui internet. Sudah begitu saja. Saya tidak memahami bahwa di balik usaha ini ada begitu banyak faktor yang mesti diketahui dan dipersiapkan. Membuat toko online tidak sekedar membuat situs, memajang produk, lalu pembeli datang dengan sendirinya.

Di buku ini, saya sangat tertarik pada bagian mempromosikan toko online yang terdapat di bab V. Ketertarikan saya didasari pada ‘kesadaran’ bahwa sebenarnya ini adalah bagian paling krusial dari sebuah ‘perjalanan membangun toko online’. Blog yang sudah dipersiapkan, stok barang yang sudah dibeli akan terasa sia-sia jika pemilik toko online tidak mampu memasarkan ‘jualannya’ dengan baik. Di bab ini Carolina Ratri memaparkan pentingnya media sosial dalam menjaring pelanggan. Memanfaatkan facebook page, twitter, dan instagram – 3 aplikasi media sosial paling populer di jagat maya saat ini- ternyata sangat efektif meningkatkan jumlah kunjungan ke toko online dan ujungnya diharapkan pengunjung yang datang berminat melakukan transaksi.

Selain memanfaatkan media sosial, promosi pun bisa dilakukan melalui aplikasi-aplikasi yang memiliki fitur auto posting dan sheduler seperti tweetdeck dan hootsuite. Oh, ya, saya menemukan satu ‘kekhilafan’ yang dilakukan penulis di bagian ini. Penulis mengajak pembaca untuk membahas aplikasi-aplikasi ‘pelempar status otomatis. Dimulai dengan twitterfeed di nomor (a) lalu dilanjutkan dengan hootsuite di nomor (1) dan tweetdeck di nomor (2). Mungkin yang dimaksud pengarang adalah nomor 1, 2, dan 3. Kekeliruan kecil yang tak mengganggu sama sekali.

Setelah memberi motivasi untuk memulai usaha toko online di bagian awal buku, pengarang memberikan beberapa kisah sukses pengusaha toko online lengkap dengan berbagai tips dan trik yang mereka lakukan. Ada Ladaka Handicraft yang menyediakan aneka produk kerajinan, Raja Undangan yang menyediakan -apalagi kalau bukan- undangan dan beberapa produk cetak lainnya. Lalu ada Dapur Hangus, sebuah toko online penyedia aneka barang yang berhubungan dengan kitchen, dining, dan foodphotography. Secara umum ada kesamaan etos kerja di antara tiga toko online tersebut yaitu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan, inovasi, dan kejujuran.

Carolina Ratri memungkas bukunya dengan dua kisah inspiratif dari Kolonel Sanders yang akhirnya meraih kesuksesan setelah ditolak 999 kali (!) saat memasarkan resep Kentucky Fried Chicken dan seorang internet marketer yang akhirnya sukses meraup hampir US$ 10.000 per bulan setelah gagal dalam 12 kali campaign. Sungguh kisah-kisah yang luar biasa.

Pada akhirnya, kesuksesan memang hanya bisa diraih dengan ketekunan dan kerja yang tak kenal lelah. Dan buku ini memberitahu kita segala hal yang diperlukan untuk meraih kesuksesan itu. Salam. 🙂

SMTO-Book-Review1

Iklan

6 thoughts on “Ulasan Buku : Sukses Membangun Toko Online

    • Attar Arya berkata:

      hai, Carra… | Iya, ih… masak mengulas buku tapi nggak taruh foto bukunya? *tuingg…tuingg… 😀

      Barusan udah disematkan gambarnya, yah.. Maaf.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s