[Flashfiction] Rahasia

rahasia

Hakim membacakan vonis. “Terdakwa Rudi tidak terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi. Terdakwa dinyatakan bebas dari segala tuntutan.”

Rudi melirik Rita, wajahnya sumringah. Rita mendesah lalu bangkit.

“Mau ke mana?”

“Ke hotel, Mas. Setelah ini pasti Pak Hakim akan menagih janji.”

“Sudah siapkan…..?”

Rita menukas masam. “Kamera? Tentu saja!”

Iklan

10 thoughts on “[Flashfiction] Rahasia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s