[FF Cinta Pertama] Ternyata Bukan Cinta

foto : ihwan-arifandi.blogspot.com

foto : ihwan-arifandi.blogspot.com

Aku mematikan mesin pesawatku dan menyalakan mode kamuflase. Dalam sekejap benda berbentuk kapsul yang hanya cukup untuk satu penumpang itu menghilang, menyatu dengan latar pepohonan di belakangnya. Aku tengadah. Pesawat induk yang tadi menurunkanku telah menghilang, melesat dengan kecepatan melebihi cahaya membelah angkasa sore.

Sekarang waktunya menjelajah!

Sebelum membuka kaca pesawat, kukenakan penutup kepala khusus. Untuk beberapa lama benda ini akan kupakai hingga aku bisa beradaptasi dengan oksigen bumi. Hupp! Aku melompat dan menjejak tanah berumput yang sedikit basah. Kuperhatikan sekitar : aneka bunyi, aroma dan kuserap dalam sekali lihat. Sementara sinar matahari yang menelusup di antara batang pohon membuatku tak perlu menyalakan kacamata infra merah.

Mendadak suara langkah kaki terdengar gegas menuju tempatku berdiri. Sigap aku melompat ke salah satu pohon besar dan menempelkan tubuh hijauku ke batangnya. Sedetik kemudian aku telah menyatu dengan lekuk kulit pohon.

Manusia! Berambut panjang yang bergoyang ke sana ke mari. Dadanya membusung dan kakinya panjang.

“Duuh, susah banget kalo udah kebelet! Ngapain juga sih piknik ke tempat ginian?” Kudengar gerutuannya. Bibirnya mengerucut sementara dia berjongkok. Sesaat kemudian dia berdiri dan raut wajahnya terlihat lega. Dia berjalan kembali ke arah datangnya tadi. Sesuatu jatuh dari benda di pinggangnya, tapi tampaknya dia tak menyadari.

Kuraih benda yang terdiri dari banyak lembaran itu. Di dalamnya kulihat banyak imaji manusia yang berpakaian aneh dengan posisi tubuh yang juga aneh. Ketika empat jariku sedang membuka sebuah halaman, kembali kudengar suara langkah kaki. Tak ada waktu untuk menggunakan mode kamuflase, mataku melirik lembaran di tangan. Baiklah, kutiru saja bentuknya.

Tepat ketika manusia yang kulihat tadi kembali, aku telah berubah. Kulihat manusia berambut panjang itu terpana.

“Aryo Pratama! Kamu Aryo Pratama yang model dan pemain sinetron terkenal itu kan?” Matanya seolah mau keluar dari sarangnya ketika melihatku. Manusia itu menutup mulutnya yang sempat menganga. Aku tak tahu hendak menjawab apa.

“Aku Ninik,” dia mengulurkan tangannya. Apa yang harus kulakukan?

“Ngg, aku senang banget bisa ketemu kamu, Aryo. Kamu sedang ngapain di sini? Syuting sinetron ya?” Rentetan kalimat ke luar dari bibirnya. Aku mencoba menirukan gerak bibir manusia di depanku. Sepertinya aku sedang tersenyum juga.

“Aku tuh selalu nonton sinetron kamu,” dia mendekatkan tubuhnya ke tubuh mimikriku. Merapat begitu dekat. Seperti ada yang berdesir di dalam tubuhku.

“Asyik yah kalau bisa terus berduaan seperti ini,” oceh Ninik lagi. Kali ini tangannya bergelayut manja di pundakku. “Romantiiiis,” sambungnya sambil tertawa kecil dan nyaring.

Melihatku yang masih tetap diam tak bereaksi, Ninik semakin agresif. Tangannya menekan bahuku hingga aku terpaksa duduk di atas rerumputan. Dia bersimpuh di depanku. Bibirnya mengerucut, matanya memejam.

Mmmmmhh…

Bibir Ninik menyentuh bibirku. Ada rasa hangat yang menjalari bibirku, berlanjut ke wajah, lalu dada. Perutku bergolak. Aku mendelik tak percaya. Rasa apa ini namanya? Ketika tangan Ninik bertaut di punggungku, aku gemetaran. Sekuat tenaga aku bertahan. Namun saat lidahku dan lidah Ninik bertemu, pertahananku jebol. Kubuka mulutku selebar-lebarnya dan menelan tubuh Ninik bulat-bulat. Hanya sekejap, dia sudah ada di dalam perutku. Aku mencecap berulang kali, berusaha mengerti sensasi apa yang baru saja kurasa.

“Hmm, enak juga,” gumamku pelan.

499 kata.

Iklan

14 thoughts on “[FF Cinta Pertama] Ternyata Bukan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s