[Flashfiction] Lelaki Pencuri Hati

foto : parenting.lintas.me
foto : parenting.lintas.me

Bayi lelaki sehat dan menggemaskan mengentakkan kakinya. Bibir mungilnya berceloteh riang. Aku jatuh cinta padanya sejak pertama kali kami bertemu.

“Sebentar lagi Ibu selesai, Sayang,” bujukku dari dapur.

Sebotol susu kusodorkan ke mulutnya. Si Tampan menyedotnya cepat. Saat dia asyik menyusu, kuacungkan sebilah pisau yang telah kuasah tajam-tajam di dapur.

“Semua demi kebaikanmu, Manisku.”

Darah mengalir dari wajah mulusnya. Jerit memilukan membelah udara.

“Ibu cinta kamu.”

***

“Goblok! Ceroboh! Siapa yang mau bayi cacat begini? Nggak laku!” jerit Yanti murka. “Kau harus cari lagi, Nunik!”

Aku diam sambil mendekap bayi mungilku. Wajahnya pias kesakitan.

“Ibu tak sanggup berpisah denganmu, Sayangku.”

diikutsertakan dalam #FF100Kata

29 komentar pada “[Flashfiction] Lelaki Pencuri Hati”

    1. nggak kebayang kalo dia melakukan hal yang lebih ekstrim, seperti. .. ah, nggak tega -bahkan untuk sekedar- membayangkan. .. 😦

  1. Ya ampun,tega amat.tapi si nunik pas nyulik bayiny tau kalo cacat?kalo iya harusnya tau kalo bakal ga laku.. Kecuali memang Nunik yg jatuh hati bayi itu buat dirinya sendiri

    1. si bayi udah ada peminatnya. karena ada cacat, pesanan dibatalkan. nunik nggak berani kabur, juga nggak sanggup pisah.. *hmm, kalo jadi cerpen asik juga nihhh *mau baca? 😉

    1. nunik ini bagian dari sindikat penjualan bayi. dan yah, dia jatuh cinta pada bayi yang satu ini. *ahh, jadi kepikiran buat cerpen, biar bisa diungkap apa sebab dia jatuh cinta. 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s