[Cerita Hati] Rezeki Pelupa

pelupaBeberapa hari lalu aku sempat kegirangan ketika sedang ‘membongkar’ lemari pakaian, dari lipatan pakaian yang paling bawah jatuh segulung uang berwana merah. Seratus ribuan! Bergegas kuambil dan kubuka gulungan itu. Ada dua lembar uang bergambar para proklamator. Alhamdulillaaah.

Namun tak urung ‘penemuan’ itu membuat hatiku bertanya-tanya. Itu uang yang mana ya? Bukaaan, bukan maksudnya uangku banyak sekali sampai bingung itu uang yang mana (amiiin… :p ) tapi aku sama sekali nggak ingat kapan aku menyimpan uang di situ. Lama kupikir tapi nggak juga teringat. Ya sudahlah.

Kalau kuingat-ingat sudah beberapa kali aku menemukan ‘harta karun’ serupa itu di banyak tempat lain. Di saku celana yang sudah dicuci, di dalam kantong belakang tas kerja, di bawah taplak meja, atau bahkan di bawah kasur! Apa memang secara nggak sadar aku suka menyimpan uang di tempat-tempat nggak lazim ya? Hehe.

Setelah lama mengingat, baru aku sadari satu hal. Kalau aku sebenarnya adalah Ksatria Baja Hitam! Ah, ngelucunya ga banget deh. Hehe, iya maaf. Maksudnya adalah pada saat sedang banyak uang (alhamdulillah lagi….) aku suka ‘menyisihkan’ sekian rupiah untuk kusimpan di tempat-tempat tertentu. Tempat yang kupilih sih selalu selalu di dalam kamar sendiri. Nggak mau kan duitnya ditemukan dan diakui hak milik oleh orang lain kalau disimpan di luar kamar? Hehehe. Oya, kadang peletakkan uang di tempat tak lazim itu  tidak dimaksudkan untuk disimpan, sekedar meletakkan uang itu di tempat ‘aman’. Nah, karena pelupa dan tempat meletakkan uang pun tidak lazim, akhirnya lupa deh.

Tapi justru disitu asyiknya. Ketika menemukan uang (yang sebenarnya adalah milik sendiri) rasanya sungguh menyenangkan. Apalagi jika uang tersebut ditemukan saat sedang bokek. Ugh, serasa dapat rezeki montok…eh..nomplok. Hahahaha.

Ah, mumpung di dompet ada beberapa lembar uang, baiknya sekarang kuselipkan saja selembar uang di tempat yang tidak lazim. Asyik juga kan kalau bisa menemukannya pada saat sedang butuh. Ada saran? 🙂

Iklan

9 thoughts on “[Cerita Hati] Rezeki Pelupa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s