[Flashfiction] Lubang di Langit

lubang di langit

“Sebuah lubang yang diperkirakan berukuran 200 km persegi ditemukan di angkasa tepat di atas perairan Samudera Hindia. Lubang ini dipastikan memiliki andil atas peningkatan suhu…….”

Klik.

Jacob mematikan televisi. Anna menatap tanpa ekspresi.

“Apa yang bisa kita lakukan, Anna.” Jacob berkata lirih.

“Kita sudah berjuang keras untuk bertahan. Lubang  baru ini akan membuat cahaya matahari semakin tajam. Kita akan punah!”

“Tidak, Jacob! Profesor Harry akan mencari penangkalnya. Kita akan bertahan, Jacob!”

“Bagaimana caranya?”

“Kudengar Profesor telah mengembangkan serum baru untuk meningkatkan kekebalan terhadap cahaya matahari. Dia harus kita bantu….”

Jacob menunggu lanjutan kalimat Anna.

“Dengan cara menyediakan bahan baku penelitiannya. Darah manusia.” Anna menyeringai.

Jacob juga menyeringai. Taringnya menyembul panjang dan menakutkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s