[Flashfiction] Kalender Emak

kalender

Emak pulang dari pasar dengan wajah riang. Di tangan kanan ia genggam erat keranjang belanjaan, sedangkan tangan kirinya memegang sebuah gulungan kertas.

“Niah! Coba liat nih yang Mak bawa!”

Bergegas kusongsong Emak. Kuraih keranjang belanjaan, meletakkannya di atas meja. Emak menyusul dan segera duduk.

“Niah, Emak dikasih kalender baru nih sama orang di pasar.”  Emak membentangkan gulungan di tangannya.

“Wah, gambar-gambarnya bagus sekali Mak!”

Kami mengagumi pemandangan indah di setiap lembar kalender. Sesekali berdecak takjub.

“Lihat! Bulan Februari tanggal 16 kan kamu ulang tahun.” Emak melingkari sebuah tanggal.

Aku mengangguk senang sampai mataku menyadari ada sesuatu yang ganjil.

“Mak, ini kan kalender tahun lalu!” tanganku menuding.

Wajah penuh semangat Emak mendadak redup.

Iklan

2 thoughts on “[Flashfiction] Kalender Emak

  1. Titik Asa berkata:

    Met pagi Mas,
    Baca ini jadi inget emak di sukabumi nih. Emak yg sederhana namun penuh cinta kasih…
    Baru mampir kemari lagi, blognya tetap dipenuhi cerita2 pendek nan menarik. Salut mas..
    Rasanya sudah jarang bersua juga kita di twitter ya? Saya mulai jarang ngetwit, lagi kena sindrom bosan nih…

    Salam persahabatan,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s